The Falcon Saga

Yang Tak Akan Pernah Tergantikan

 

Begini rasanya menahan rasa rindu yang tak akan pernah ada ujungnya. Rasa sedih hadir kala memandang senyumannya di dalam foto-foto kenangan. Rasanya mulai hampir lupa akan suara panggilan dan tawanya. Saat itu terjadi, sering ku putar recorder lama miliknya. Itu ku lakukan agar memoriku akannya tak pernah lupa.

Kerinduan akan suara dan senyumnya mungkin sedikit bisa terobati. Tapi bagaimana dengan belaiannya, pelukannya, suapannya, dan ciumnya yang selalu ia berikan di kening dan kepala. Dari mana aku bisa mendapatkan gantinya. Ia pergi tanpa kata “good bye” dan lambaian tangan yang biasa ia lakukan jika ingin bepergian.

Aku bertanya pada salah satu sahabat laki-lakiku, “Kalau gua kangen meluk tangan kekarnya bagaimana?”.

“Lu bisa peluk lengan gua. Kan sama-sama kekar.” Hiburnya sambil tersenyum lebar.

“Kalau gua kangen dicium atau nyium gimana? Masak gua minta lu cium gua?” Tanyaku lagi dengan tatapan serius.

“Gila lu Ra! Ya kali. Gua bisa mati nanti. Mati karena terlalu seneng dapet cium dari lu yang nggak pernah gua sentuh. Hahaha.”

Dari situ aku sadar. Ya. Aku gila. Gila karena ia pergi. Pergi dan tak akan pernah kembali.

Aku tidak menangis. Tidak sama sekali. Aku tak ingin tangisku memberatkan kepergiannya. Aku tahan rasa sedih itu dengan senyuman dan tawa saat menyambut teman dan sahabat karip yang datang. Apa yang ku tahan membuat dada ini terasa sesak dan sakit. Sangat amat sesak. Sehingga membuatku berfikir jika aku  tertawa dan tersenyum mungkin sesak ini dapat menguap. Ku coba. Ya aku bisa. Tapi membuatku semakin sesak.

Aku merindukannya. Sangat amat merindukannya. Jika ada keajaiban yang menawarkanku sebuah permintaan yang dapat dikabulkan. Aku tidak akan meminta agar ia kembali. Karena ku tau, ia pergi dengan keadaan begitu damai sehingga senyuman terukir di wajahnya. Yang mana, aku menyakini bahwa ia akan disambut dengan baik oleh Penciptanya. Aku sangat yakin itu.

Kakak rindu Papa, pa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *