The Falcon Saga

Sang Ratu

 

Wu Zetian atau lebih dikenal dengan nama Wu Zhao dan Wu Chao adalah wanita yang menjadi inspirasi saya. Lahir sebagai puteri pedagang yang mampu menduduki kursi ke kaisaran Cina Dinasti Tang adalah pencapaian yang luar biasa. Dalam buku yang saya baca Daughter Of Heaven: The True Story Of The Only Woman To Become Emperor Of China by Nigel Cawthrone, diceritakan awal mula sepak terjangnya dimulai dari Wu sebagai seorang selir di usia 13 tahun. Ia berhasil menjadi selir kesayangan dengan keahliannya dalam seni bercinta yang ia pelajari dari para petinggi istana. Ia pun mampu memanfaatkan kecantikan, ke cerdikan dan kemampuan memanipulasi untuk menggapai impiannya.

Memang diceritakan pula kejahatan-kejahatan yang ia lakukan untuk meraih dan mempertahankan kekuasaanya. Salah satu kejahatan yang ia lakukan saat ia masih menjadi selir adalah menuduh selir lain membunuh puterinya yang baru lahir. Saat itu ia baru beberapa hari melahirkan, seorang selir mengunjungi bayi tersebut karena ia belum dikaruniai keturunan. Mengetahui selir lain baru saja mengunjungi bayinya, Wu pun menuju kamar bayinya tersebut. Hal tak terduga terjadi, Wu langsung menutup wajah bayinya dengan bantal hingga bayi tersebut tewas. Lalu ia memanipulasi jika selir tersebut yang membunuh bayinya. Dari situ Wu berhasil menyingkirkan selir tersebut dan mendapatkan jawaban selir yang lebih tinggi.

Dari hal-hal buruk yang dilakukan Wu memang tak pantas ditiru. Tapi saya mempelajari dari sifat pantang menyerahnya. Wu berusaha melindungi kekuasaannya dengan cara apapun walau benar-benar kejam, tetapi ia berhasil membawa kepemimpinannya menuju kejayaan. Jika pemimpin keji lainnya meningkatkan pajak, berbeda dengan Wu. Ia masih memikirkan rakyatnya dengan cara mengurangi pajak yang mencekik rakyat dan juga ia mampu meningkatkan produksi pangan. Ini membuktikan kalau Wu adalah pemimpin cerdas dan cemerlang yang mampu membangkitkan dan memakmurkan negerinya.

Dari kisahnya tersebut, saya selalu memotivasi diri untuk tetap semangat dan berani menghadapi apapun resiko dari jalan yang saya ambil. Cara berfikir Wu pun sering saya aplikasikan terutama saat benegosiasi.

1 thought on “Sang Ratu”

  1. Jadi inget kisah the great queen of seondok....jadi ada selir yang beginu juga. Rela melakukan apapun. Tapi ternyata itu semua memang utk rakyatnya. Tp ya caranya cukup tragis sih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *