The Falcon Saga

30 Minus Eight, Facts About Me

 

Kalau diminta untuk list 30 fakta tentang diri sendiri, saya agak mikir lama gitu. Bingung mau list apa saja. Tapi saya akan coba. Berikut adalah fakta menarik tentang diri saya. Hehe

BTW ini pun saya tanya-tanya ke sahabat-sahabat saya.

1. Senang dengan kesibukan. Kalau nggak sibuk tuh capek.

Beneran deh. Kalau nggak ngapa-ngapain tuh capek. Apalagi kalau ada yang difikirkan. Jadi kepikiran terus. Tapi kalau sibuk, pastinya nggak punya waktu untuk memikirkan yang seharusnya nggak dipikirkan.

2. Suka dengan keramaian jika ingin sendiri.

Sering ke bar sendiri menikmati keramaian. Nggak takut digodain atau dikerjain? Nggak. Soalnya pasti ada yang jagain. Dari jarak dekat dan jarak jauh. Alhamdulillah.

3. Menyendiri jika ingin fokus.

Pastinya lah. Kalau ingin fokus ya menyendiri.

4. Senang berkawan dengan orang-orang yang unik dan cantik.

Meresa nggak cantik, jadi temenan sama yang cantik bisa nambah kecantikan saya. Bukan cuma cantik wajahnya woy. Hatinya juga. Hehe

Yang unik, maksudnya mereka-mereka yang memberikan experience yang nggak monoton atau lumrah.

5. Alergi cowok putih. (Nggak mau saingan soalnya) Hehe

Berteman boleh, tapi tidak untuk berkeluarga. Soalnya nggak mau suami yang lebih putih dari saya. (Woy inget siapa yang Lo godain terus)

6. Nakal boleh, tapi inget sholat.

Papa menasehati, boleh mau coba apapun yang saya ingin coba selama tidak dilarang dan dibenci Alloh. Setidaknya yang masih bisa diampunilah dosanya. Terus selalu ingat sholat dan berdoa untuk menjadi wanita solehah. Beliau menambahkan Alloh bisa memuliakan manusia yang hina, dan menghinakan orang yang mulia. Diantara 2 pilihan itu, lebih baik memilih yang pertama. Maka dari itu beliau berpesan “Nakal boleh tapi inget sholat.”.

7. Bermimpi punya body yang slim and sexy. Tapi males buat olah raga.

Soalnya nggak ada temen yang bisa diajak nge-gym bareng. (Bo’ong. Di rumah kan juga bisa. Males olah tubuh ajah emang.)

8. Senggol bacok in beautiful ways.

Wajar kalau ada orang yang jahatin kita, terus kita bales. Tapi saya nggak langsung bales ditempat. Balesnya pake doa ajah. (Cuy itu bukan senggol bacok😲)

9. Penyuka hewan liar.

Bermimpi punya cheeta di halaman rumah. Sama ular phiton. Hahaha. Kayaknya mereka tuh lucu cute gimana gitu.

10. Senang belajar.

Saya meresa bodoh. Makanya saya belajar. Saya sadar. Saya bukan orang yang Jenius (bukan promosi lho), makanya saya belajar. Belajar aja suka masih bego, gimana nggak belajar. Bisa pol bodohnya. Amit-amit. (Ngelus-ngelus perut) hehe.

11. Tidak mengizinkan orang lain menyakiti saya secara fisik maupun batin. Bingung?

Jadi begini, saya memiliki mind set rasa bahagia itu bisa kita atur. Begitupun rasa sedih dan kecewa. Kita merasa tersakiti jika ada yang mengecewakan kita. Maka dari itu saya selalu melepaskan apa yang terlihat akan mengecewakan dan menyakiti saya. Begitu guys. Masih bingung? Pokoknya gitu lah.

12. Waspada.

Kalau sudah melihat ada yang tidak beres dengan lingkungan sekitar dengan radius 100m pasti rasa waspada itu muncul. Manusiawi kok.

13. Pendiam.

Menurut saya pribadi, saya itu pendiam. Nggak suka banyak ngomong. Tapi banyak yang nggak setuju. Bagaimana menurut mu?

14. Manja

Cuma sama keluarga inti dan sahabat-sahabat yang lebih tua ajah kok. Hehe

Karena nggak pernah jadi adek, kalau temenan sama yang lebih tua, biasanya manja. Tapi kalau yang udah nyaman banget yak. Hee

15. Tidak peduli dengan orang yang tidak menyukai saya.

Ya ngapain coba mikirin orang yang tidak suka dengan kita. Apalagi alasannya sepele. Mereka tidak ikut andil menafkahi dan membesarkan saya. Jadi, ya B.O.D.O amat.

16. Suka masak dan hobi masak.

Terinspirasi dari Papa. Sedari kecil sampai Papa pergi. Mama nggak pernah masak karena beliau tidak bisa masak. Kalau Papa libur, pasti beliau yang masak. Pernah waktu saya masih kecil, Mama belajar masak sup. Saat jadi dan mencicipinya. Mama bilang “Pa, kok Mama masak sup rasanya kayak gini?”. Terus Papa ikut nyobain dan memasang ekspresi yang mengartikan ada yang salah dengan masakan Mama. “Mama masukin apa aja tadi?” Kemudian Mama menyebutkan apa saja yang dimasukan dan komentar Papa, “Hahaha. Pantesan Ma. Kalau masak sup nggak pake itu!”.

“Terus ini gimana?” Tanya mama

“Ya udah Papa yang urus.”

Dari situ saya diminta Papa untuk bisa masak, tapi beliau tidak pernah mengizinkan saya masuk dapur jika Papa sedang masak.

17. Senang berenang di tempat yang dalam.

Duh rasanya apa coba berenang di tempat dangkal. Nggak bisa ngambang. Jadi lebih senang ditempat yang dalam. Tapi kalau rame-rame, selalu minta pakai life jacket. Itu surviving  lesson yang diajarkan Papa. Kata beliau, itu untuk menyelamatkan diri jika ingin menolong yang tenggelam. Karena orang yang tenggelam, tanpa sadar menarik orang yang menolongnya. Yang mana itu membahanyan sang penolong. Tapi kata Mama, kalau ada yang tenggelam nggak usah ditolong. Biar yang lebih ahli saja yang menolong. Fix saya mengikuti saran mama.

18. Bisa mengendarai motor dan mobil, tapi tidak punya SIM A dan C.

Jangan ditiru yah kawan. Tapi bener deh, males banget ngurusinnya.

19. Males sama orang yang suka menuntut.

Nah kalau ketemu orang seperti ini, pasti saya hindari. Prinsip saya. Saya tidak mau menuntut orang harus bagaimana, makanya saya tidak suka dituntut. (Makanya yang kemarin dihempaskan yah) 🤣

20. Pernah diposisi marahan sama Papa terus nggak mau ngobrol selama sebulan.

Waktu itu masalah apa gitu, lupa deh. Rasanya waktu itu males banget bicara sama Papa. Padahal Papa sudah ngalah ngajak ngobrol duluan dan nurutin apa ajah yang saya minta. Tapi akhirnya saya luluh setelah Mama cerita kalau Papa berdoa supaya saya luluh. Disitu saya merasa bersalah terus minta maaf.

21. Pernah ditegur guru Kimia saat di kelas.

Biasanya saya jadi anak yang selalu memperhatikan guru. Nggak tau kenapa saat itu usil saya muncul. Saya menginjak kaki kiri teman sebangku yang mana dibales dengan injakan balik. Dan kami saling menginjak dan terkekeh-kekeh di dalam kelas. Tapi untungnya karena saya sudah mempelajari dan menghafal tabel unsur dengan cara yang guru private saya ajarkan. Saya tidak dihukum keliling lapangan. Tapi diminta mengajari bagaimana saya menghafalnya. Kalau ditanya masih inget atau nggak? Jelas donk, sudah lupa. Hahaha

22. Pernah ngempesin ban motor orang.

Sumpah, itu keisengan yang parah. Saya ngempesin ban motor orang tanpa tau siapa yang punya. Waktu itu jaman saya masih kuliah. Nggak taunya, motor itu punya si Rapper. (Mahasiswa yang senang berdandan seperti Rapper.) Gila, itu orang ngamuk-ngamuk donk. Takut? Nggak. Saya nggak takut, karena tidak ada CCTV dan saksi. Tapi pada akhirnya dia tau. Setelah 3 tahun lulus, kita ketemu nggak sengaja. Dia berprofesi sebagai DJ di salah satu bar yang terbilang baru yang sering saya kunjungi. Sebelumnya saya tidak pernah tahu kalau dia DJ disitu. Manager bar itu temen nongkrong. Dia mengenalkan saya dengan DJ yang baru beberapa bulan disitu. Nggak taunya dia. Disitu dia bilang “Gua tau apa yang Lu lakuin sama motor gua.” Tidak mengelak. Saya hanya tersenyum tipis. Alhamdulillah dia nggak marah.

Haduh apalagi ya, tunggu sebentar.

1 thought on “30 Minus Eight, Facts About Me”

  1. Point 5, aku malah insecure sama cowok putih, jadi lagi berusaha untuk putih,mulus bersih lah pokonya gk mau kesaing pokoknya, tapi gk mau juga kalo lakinya hitam banget, dekil,.. hahaha

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *